Skip navigation

“Assalamu’alaikum, Bapak, semoga Bapak gak tersinggung dengan kritik dan saran ini. Saat Bapak mengajar, saya memang mengalami kesulitan, yaitu tentang suara Bapak yang menurut saya kecil dan kurang memiliki intonasi dan penekanan. Tapi saya mengerti dengan Bapak (maksudnya materi yang dibicarakan). Kendala lainnya mungkin dari saya sendiri yang memang low! Saya senang dengan cara Bapak mengajar dengan santai, ^_^ friendly and tidak terlalu tegang.
Saran : saat mengajar, Bapak mohon (dengan hormat) untuk lebih santai lagi (he..he..) maksudnya, lebih lantang dengan intonasi macam yang terhormat Bapak Soekarno.
Terima kasih, Bapak telah mendengar sedikit pikiran ini. (please, no hurt feeling). Wassalam”

“Kritik :
1. Bapak terlalu semena-mena.
2. Bapak bikin saya bête, klo kasih tugas pasti besok dikumpul, padahal dosen yang lain gak ada yg seperti itu.
3. Kasih kuis cepat banget, selang waktu cuma sehari.
4. Klo kasih nilai sedikit banget, padahal klo ma dosen lain nilaiku lumayan bagus bapak, tp klo sama bapak nilaiku pasti jeblok.
5. Otoriter banget.
6. Jarang masuk jadinya qta kuliah tambahannya banyak, padahal mata kuliah yang lain dah kelar.
7. Bapak gak mau mengikuti keinginan muridnya maunya apa, padahal klo ma dosen lain seperti pak Andi ma pak Aftah mereka mau denger apa keinginan muridnya klo bapak maunya keputusan sendiri.
8. Gak pernah bikin happy ending klo mata kuliahnya.
9. Suka ngambil jam-jam mata kuliah atau suka nambah-nambah jam, padahal waktunya sudah habis.”

“Saran :
1. Klo kasih nilai, kasihlah yang bagus-bagus, klo sama ibu fitri mata kuliah statistik sulit bgt tapi nilai qta lulus semua.
2. Belajar banyak dalam menghadapi hubungan manusia dengan manusia.
3. Ikuti sesuai dengan ketentuan akademik.
4. Klo gak masuk, kasih tugas aja atau quiz take home jadi pertemuan kemudian bisa dikumpul.
5. Sekali-kali minta / ikuti kemauan mahasiswa.
6. Semoga ini bisa dilaksanaan, Amin…”

“Positif :
1. Kesabaran menerangkan materi kuliah.
2. Bertindak cepat dalam memberikan tugas dan juga pengumpulan tugas.”

“Negative :
1. Sering telat
2. ?”

“Saran : saya memandang cara pengajaran yang dilakukan oleh setiap dosen adalah yang terbaik menurut sang dosen. Pemaparan materi kuliah oleh setiap dosen dipengaruhi oleh banyak hal. Jadi, menurut saya selama dosen masih peduli sama anak kuliahnya itu berarti dosen yang baik, termasuk Mr. Hijrah”

“Kepada Yth. Bapak Hijrah S.
Kritik :
1. Terlalu seenaknya kalo ngasih tugas, cuma di kasih waktu sehari. Misalnya diprotes jawabannya selalu ‘kalo gak mau ya gak usah’ apaan kaya gitu kan seenaknya banget.
2. Suka tersenyum atau senang kalo mahasiswanya menderita.🙂
3. Pakaiannya kurang rapi sebagai dosen, (baju gak dimasukin, pakai celana jeans)”

“Saran : setiap orang ada sisi baik dan sisi buruknya, walaupun terkadang rese tapi sebenarnya baik juga, karna saya rasa bapaknya masih berjiwa muda dan ingin bergaul dengan mahasiswanya walaupun sebenarnya udah tua. Saya juga minta maaf jika selama MK polugri melakukan kesalahan, saya juga sudah memaafkan bapak. Hidup Mahasiswa!”

“Kritik :
1. Bapak terlalu memikirkan apa kehendaknya sendiri (maaf ya pak).
2. Bapak juga jangan terlalu memberikan tenggang waktu yang sedikit untuk tugas (maaf ya pak).”

“Saran :
1. Jangan terlalu banyak tugas pak.
2. Beri kami tenggang waktu untuk mengerjakan tugas max 5 hari.”

“Kritik : tolonglah, kalo ada tugas jangan langsung dikumpul besoknya. Kasi waktu lebih lama, kan tugas kami juga gak cuma polugri.”

“Saran : cara ngajarnya bagus. Walaupun kita jarang pake slide. Alangkah lebih bagus lagi kao materinya bapak yg copy di kertas yg dibuat kotak-kotak itu, jadi kami lebih gampang belajarnya. Secara keseluruhan sih udah bagus, santai, semoga ke depan lebih bagus lagi.”

“Kritik :
1. Bapak Hijrah suka seenaknya sendiri dalam menentukan tugas dan kuis.
2. Kurang memperhatikan pendapat mahasiswanya.
3. Penjelasan materi kurang jelas cz penggunaan bahasanya dan suara yang terlalu kecil jadi mahasiswa agak bosan mendengarnya.
4. Kurang semangat kalau ngajar.
5. Jangan galak-galak yah pak (^_^)”

“Saran :
1. Kalau kasih tugas dan kuis jangan seenaknya dan dadakan pak, jadi didengarkan dulu pendapat dari mahasiswanya jadi tidak ada yang merasa jengkel karena tugas dari Bapak.
2. Dalam penyampaian materi tolong gunakan bahasa yang lebih singkat dan mudah dimengerti cz terkadang pak hijrah pakai bahasa yang terlalu bertele-tele dan telalu formal.
3. Kalau ngajar lebih semangat yah Sir jadi mahasiswanya juga semangat.”

“Kritik :
~ Saya rasa cara mengajar Bapak udah bgs tetapi masih ada kekurangan thdp penyaranan buku bacaan. Karna saya rasa kita tidak harus sllu tergantung pada bahan kopian saja.
~ Jangan terlalu banyak ngasih tugas tertulis.”

“Saran :
~ Lebih banyak penyaranan materi buku bacaan.
~ Lebih banyak pelajaran yg memancing keaktifan berbicara kita di kelas.”

“Kritik : mmmm…gak ada kaya’nya Pak, udah enjoy aja ngajarnya.”

“Saran :
~ Dipertegas lagi cara ngajarnya Pak.
~ Jangan sering becanda jika menyampaikan materi.
~ Perbanyak referensi buat mahasiswa2nya Pak, biar tambah terbuka wawasan.”

“Kritik : tugas / pengumpulan tugasnya mundur 2 hari dari hari pemberian tugas! (v^v)”

“Saran :
~ Gak ada sih, ‘all perfect’ (^_^).
~ Hmm. Bajunya seperti hari ini aja, (-v-)
~ ‘joke’nya dipertahanin…
~ Soalnya jangan susah-susah.. (^v^)
~ Gimana kalo penyampaian pembelajarannya dibikin game?? Kalo perlu dibikin ‘outbone’ (^.^)”

“Kritik :
~ Kalo ngajar bikin ngantuk + Bete.
~ Bpk. agak menyebalkan kalo ngajar.
~ Selalu senang di atas penderitaan mahasiswa.
~ Bpk. tidak pernah tenggang rasa atau kasih waktu yang lebih untuk ngerjain tugas alias semena-mena.
~ Kalo jam pelajaran tambahan dikasih bapak, kita harus ga boleh pulang, tetapi jika kita yang minta jam pelajaran tambahan, Bpk ga mau alias alasannya PULANG.
~ Walaupun Bpk selalu ngomel, tapi Bpk BAIK.”

“Saran :
~ Lebih perhatian aja sama mahasiswanya sendiri.
~ Nilai kita semua kelas A, kalo bisa B atau A.”

“Kritik : Bapak kaku ngajar jangan terlalu cepat, sulit buat dimengerti.”

“Saran :
~ Jangan terlalu banyak kasih slide, soalnya banyak yang tidak belajar juga kalau dikasih slide.
~ Kalau mengajar agak diperlambat dikit pak, biar mudah dimengerti.”

“Kritik : kurang toleransi dalam hal tugas :)”

“Saran : lebih memberikan toleransi tapi dalam hal mengajar udah oke, rajin masuk dan bersahabat.”

“Kritik : menurut saya, cara ngajar Bapak dah bagus koq. Cuma, yang aku rasa yang ga enaknya kalo Bapak ngajar ga pake wireless, suara Bapak kecil betul, ga kedengaran sampe belakang-belakang.”

“Saran : sarannya kalau bapak ngasih tugas biasanya lumayan susah, yah kalau bisa diturunkan tingkat kesulitannya apalagi batas ngasih tugas yang singkat, sedikit ribet pak. ^_^ (peace)!”

“Kritik : jangan sering lupa sama bahan yang akan diberikan.”

“Saran : saya saranin, metode pemberian tugas setiap selesai perkuliahan bagus juga. Dilanjutin aza pak.”

“Kritik : cara Bapak mengajar di dalam kelas terlalu kaku. Padahal kalau di luar kelas kan Bapak easy going. Jadi kalau sdh di dalam kelas krn saking kaku-nya jadi gak masuk alias gak paham dgn pelajaran yg disampaikan. Hehe, pisss…”

“Saran : mempertahankan cara mengajar yang santai dan lebih memberikan waktu buat mahasiswa dalam mengumpulkan tugas.”

“Saran : cara ngajarnya agak diberi sedikit penekanan ya pak, spt ibu Etha (tp kalau ibu Etha agak terlalu keras, dikurangin dikit lah, hehe..) Waktu semester 1 Bapak ngajar saya paham dgn cepat. Nanti ya pak, kan saya ada yg ga ambil MK yg dosennya Bapak, tar dirubah, hehe…PEACE!!!!”
“THX A LOT 4 THE STUFF THAT YOU’VE TAUGHT 2 US !!! OR ME, HIHI…”

“Saran :
~ Kalau bisa buat soal jangan susah pak.
~ Trus bahasanya jangan ribet-ribet. Yang mudah dimengerti aja.
~ Jangan terlalu banyak analisis pak.”

“Kritik dan saran buat Pak Hijrah :
~ Mata kuliah polugri baik dalam penyampaiannya, namun mungkin bisa ditambahkan lagi materinya tentang bagaimana kinerja Menlu & siapa saja nama Menlu yang berhasil mencatat rekor Menlu terbaik.
~ Mungkin ada baiknya lebih tepat waktu lagi, karena teman-teman sering mengeluh dengan hal tsb.
~ Lebih banyak diskusi lagi, karena kami akan senang sekali untuk mengolah masalah yang disajikan selain itu juga melatih kami untuk lebih berani tampil di depan umum.
~ Ada baiknya diselingi dengan video-video lucu seperti waktu Bapak mengajar THI semester kemarin.
~ Kami akan lebih senang sekali bila Bapak mengajar dengan murah senyum dan lebih ramah lagi.”

“Kritik dan Saran:
1. Yang terhormat Bapak Hijrah, tolong kalau kasih tugas jangan dadakan.
2. Kalau eksplor bahan materi kuliah, tolong jangan terlalu copy paste dari internet dan cuma 1 situs saja. Bisa cari bahan lain atau dari buku. Karena ada beberapa materi yg saya lihat seperti itu.
3. Tolong ya Pak, infonya jgn Cuma lewat Facebook aja. (saya kan tidak punya Facebook). Saya gak mungkin menunggu SMS dari teman buat tahu postingan bapak di Facebook dulu tentang info penting perkuliahan.
4. Menjelaskan langsung pada inti materi karena terkadang saya tidak mengerti apa yang dijelaskan Bapak.”

“Kritik dan Saran :
~ Setiap 15 menit sebelum pulang mahasiswa disuruh menutup buku / catatannya, terus itu adakan tanya jawab, yg gak bisa jawab muka’nya dicoret pake spidol.
~ Jangan galak-galak.
~ Jangan sering telat masuknya.
~ Dibanyakin senyumnya🙂
~ Gak cocok pake kacamata, kayak om-om, dilepas ya pak.
~ Kalo Quiz jgn interview, Quiz / ujiannya jgn teori, tp analisis / contoh-contoh.”

“Kritik & Saran : menurut saya cara pengajaran yang berkenaan dengan penyampaian materi, kelengkapan maupun komunikasi dengan mahasiswa sudah bagus. Akan tetapi saya menyarankan lebih memperbanyak diskusi kelas karena saya sebagai mahasiswa lebih merasa bahwa dalam diskusi kelas kita dapat memperoleh ilmu dan pengetahuan yang lebih mendalam dan tentunya juga akan memperlancar komunikasi antara pengajar dan mahasiswa.”

“Saran :
1. Kalau datang mengajar jangan terlambat.
2. Kalau kasih tugas jangan besoknya langsung dikumpul.
3. Kalau ada pengumuman, usahakan pasang pengumuman di kampus aja, jangan lewat 1 orang aja, masalahnya info gak tersebar merata.
4. Jangan ada banyak tugas yang dadakan / mendadak.”

“(Saya akan menggabungkan kritik, saran, serta statement)
Bapak adalah tipe orang yang :
• Baik karena disiplin.
• Profesional karena bisa membedakan antara hubungan di luar dan di dalam kelas.
• Pintar karena bisa menyerap dan belajar dengan baik dari buku dan menyampaikan dengan bahasa-bahasa buku.
• Dapat memakai otoritas sebagai dosen dengan baik.
• Tetapi tidak semua hal yang baik diatas akan berdampak baik. Seperti sikap yang terlalu professional; yang pada awalnya kita dekat & simpatik sama bapak diluar, ternyata menjadi sangat menyebalkan dikelas & membuat kita tidak simpatik lagi seperti awalnya.
• Kepintaran bapak juga menjadi hambatan besar dalam mengajar. Karena bahasa yang bapak pakai tidak dapat kita mengerti sehingga apa yang bapak sampaikan tidak dapat diserapkan. Terkadang bahasa slide & contoh yang bapak jelaskan juga tidak dpt dimengerti.
• Dosen memang mempunyai otoritas, tetapi jangan semena-mena. Saya rasa negara & budaya kehidupan kita sudah demokrasi & begitulah seharusnya.
• Sebagai dosen lebih baik jangan hanya fokus mengajar, tetapi juga harus menjadi pendidik yang baik & perhatikan setiap tingkah laku & kebijaksanaan yang dapat & tidak dapat mendidik itu seperti apa. ‘Guru kencing berdiri, murid kencing berlari’.
• Jangan terlalu bersikap meremehkan terhadap mahasiswa & juga, trend soal sekarang gak zaman hapalan, pa lagi kalo lisan.
• Sampai sekarang saya bingung, mengapa dosen S1 cenderung sulit & menyulitkan, tidak seperti S2 & S3 / Prof. yg santai-santai saja. apa pengaruh pendidikan ? atau susahnya mencapai title yg dibalas ke mahasiswa.”

“Kritik & Saran :
~ Cara mengajarnya monoton dan teoritis Pak, membuat mahasiswa ngantuk.
~ Soal ujiannya juga banyak hapalan, saya gak kuat hapalan Pak :p
~ Saran, pola mengajarnya diubah sedikit Pak, jangan buat mahasiswa ngantuk.
~ Tapi disamping itu semua, ada beberapa hal baiknya : suasana kelas santai. Hal yang satu ini jangan diubah Pak. (he..he..pisss Pak ^^)”

“Kritik dan Saran :
1. Bapak jika menerangkan mohon dengan hormat suaranya agak dilantangkan sehingga kami selaku mahasiswa dapat mendengarkan materi dengan baik.
2. Bapak jika memberi tugas mohon dipertimbangkan waktunya, karena saya pribadi yang bekerja pulang jam 21.30 malam terkadang agak kesulitan mengatur waktu jika terlalu pagi proses pengumpulan tugasnya.
3. Bapak saya pribadi masih merasa bingung dengan adanya kombinasi pengajaran karena apa yang bapak sampaikan dengan rekan bapak terkadang tidak sama dan kecenderungan memiliki definisi-definisi sendiri-sendiri, jadi saya selaku mahasiswa mohon kebijakan bapak menyampaikan materi yang tidak membuat rekan kami ambigu, sehingga meski 2 dosen tapi definisi mengenai mata kuliah tersebut materi yang disampaikan sama.

“Menurut pendapat saya : Pak Hijrah orangnya baik, cukup menguasai materi. Sabar dengan mahasiswanya yang sering tidak disiplin dan tidak pelit. Metode pengajarannya cukup interesting ada inovasi-inovasi dalam mengajar.
~ Akan tetapi sering bersikap aneh dan cenderung meremehkan (maaf).
Saran :
~ Tingkatkan motivasi dalam mengajar.
~ Kesan fun dalam mengajar harus tetap dipertahankan.
~ Jangan sering tidak masuk kecuali memang ada keperluan darurat misalnya urusan keluarga.
Note : jarang traktir lagi. Kapan neh…??”

“ tidak ada masalah dengan cara mengajar, hanya saja bahasa yang digunakan terlalu teoritis & itu membuat saya bingung. Bukan karena istilah yang digunakan tetapi dalam mengkomunikasikannya itu terlalu berbelit-belit bahasanya.
Dengan sikap mahasiswa yang ‘seenaknya’, Bpk kurang tegas. Mungkin jika ditegaskan sedikit, temen-temen mungkin akan lebih hormat. Kan gak enak kalau Bapak sedang mengajar sedangkan mahasiswanya sedang ngobrol bahkan tertidur karena ngantuk.”

“Selama mengikuti mata kuliah yang disampaikan oleh Bapak, saya merasa cukup comfort, terutama dengan metode belajar yang santai, itu sangat membantu saya dalam memahami materi yang Bapak sampaikan. Dan gamexx yang menjadi bagian materi itu, jujur sangat inovatif dan memacu kreatifitas. Itu yang menurut saya menjai point plus selama saya mengikuti mata kuliah yang Bapak ampuhkan.
Namun yang menjadi sedikit ganjalan dalam belajar dan memahami / menghapal materi-materi dari Bapak adalah terkadang Bapak terlalu banyak menyampaikan materi dan membuat bingung. Dan terakhir yang saya harap menjadi pertimbangan adalah tentang jadwal pengumpulan tugas saja, yang terkadang menjadi sedikit pressure.”

“Saya merasa, bapak dalam mengajar mata kuliah apapun yang saya ikuti sudah cukup baik. Tapi ada yang gak suka juga pak, kalau kasih tugas besoknya harus ngumpul hehehe ^^ tapi utk keseluruhannya bagus dan baik lah pak.”

“Setelah selama satu semester mengikuti perkuliahan mata kulian Politik Luar Negeri Indonesia banyak hal yang telah saya pelajari. Terima kasih kepada dosen yang mengajarkan mata kuliah ini. Namun, di balik itu, ada beberapa hal yang menurut saya, perlu diperbaiki lagi salah satunya, waktu kedatangan dosen harus lebih tegas. Contohnya, kalau ada mahasiswa datang terlambat lebih dari 15 menit, seharusnya jangan diperbolehkan masuk. Karena ketika Anda membiarkan hal itu terjadi, maka akan memicu aksi terlambat dari mahasiswa lain, karena mahasiswa akan berpikir, ‘ah, dosennya gak apa2 koq biar kita telat’. Dan selanjutnya adalah volume suara dosen sewaktu mengajarkan mata kuliah, kecil sekali. Saran saya, suara dosen lebih keras, lebih semangat, sehingga mahasiswa tidak mengantuk pada saat mengikuti perkuliahan. Saya rasa itu saja Pak, terima kasih.”

“Kritik dan Saran: adakalanya cara mengajar bapak sangat monoton sehingga saya sulit menyerap materi yang bapak sampaikan. Akan tetapi saya cukup mengapresiasi usaha bapak karena selalu masuk walaupun agak terlambat. 1 lagi Pak, suaranya agak lantang supaya kami menjadi lebih hidup lagi di dalam kelas.”

“Kritik :
~ Kalau ngasih tugas jangan seenaknya donk pak, hari ini dikasih tugas masa besok dikumpul. Setidaknya kasih kita waktu tiga hari, kan kita juga punya tugas di mata kuliah yang lain.
~ Kalau menjelaskan suaranya kok mendayu-dayu, yang dibelakang tidak kedengaran dengan jelas.”

“Saran : kalau bisa mata kuliah yang bapak ajarkan bisa lebih atraktif dan menyenangkan sehingga kita bisa nyaman dan enjoy dengan mata kuliah yang bersangkutan. Jadi kita gak bosan di kelas.”

“Kritik : kalau menurut saya gak ada yang perlu dikritik, selain = ya jangan singgung masalah kumis n’ jaket beserta topi saya = itu aja pak. Hehehehe . . . “

“Saran : kalau metode pengajaran Bapak sudah baik menurut saya. Hanya Bapak terlalu sedikit kasih gambaran dan motivasi pribadi untuk semua mahasiswa di kelas. Misal motivasi seperti yang sering diucapkan dosen senior kyk Pak Andi dan Bu Yuni, gtu … biar belajarnya lebih semangat ..!”

“Kritik : dalam menjelaskan materi suaranya lebih keras lagi dan jangan cepatxx dalam menjeaskannya, dan dalam mengasih tugas jangan langsung dikumpul besok, berikan kita waktu juga.”

“Saran : dalam waktu perkuliahan harus menciptakan suasana yang lebih menyenangkan lagi agar kita tidak tercipta suasana bosan.”

“Kritik : Kepada yang terhormat, Bapak Hijrah Saputra. Dengan ini saya membuat surat kritikan dan saran karna di suruh Bapak sendiri, walaupun saya malas menulis tapiii ya sudah lah…
~ Bapak tu kalo ngasih tugas jgn pas liburan, saya kan mau pulang kampung memangnya saya gak kangen ortu!!!
~ Kalo kasih nilai pelit bgt, padahal kita rajin masuk!!
~ Suka lambat masuk kelas.
~ Kalo Bapak pulang kampung boleh, sdgkn kalo kita malah dikasih tugas!! Kan bisa di kumpulnya hari senin.
~ Jgn suka ngubah jam2 kuliah.
Dengan ini saya membuatx dgn sangat sadar tanpa dipengaruhi minuman alkohol. Sekian & terima kasih.”

“Saranx : at all, Bapak udah bagus kok … tapi kalo ngasih tugas setidakx sesuai dgn nilai yg kita dapat donk … masa nilai pas2an n saya jg mw pulang kampung. Kaaanggeen ayah ibu saya Paaak … (Salam hangat selalu…)”

“Saran / Kritik : saya melihat bahwa ada beberapa mahasiswa yang pandang enteng bahkan tidak punya rasa hormat terhadap Pak Hijrah. Saya melihat bahwa hal ini terjadi karena Bapak terlalu dekat dengan mahasiswa sehingga ada mahasiswa yang berpikir bahwa Bapak tidak akan marah apabila dibercandain (walaupun mungkin sudah kelewatan). Saya menyarankan Bapak untuk lebih profesional, kapan harus dekat dan kapan harus menjaga jarak dengan mahasiswa supaya Bapak tidak diremehkan sebagai dosen kami. ….TERIMA KASIH….”

“Kritik :
(+) enjoy di kelas.
(+) biar terlambat beberapa menit pun masih diizinkan masuk.
(+) bebas minum di kelas.
(+) enjoy, namun materi tak dilupakan, balance.
(-) khusus polugri, tugas diberi waktu 1 hari, jadi terburu-buru mengerjakannya.
(-) bagi saya, soal2 Bapak lebh sulit dari dosen lain.”

“Saran :
~ Tugas diberi waktu tenggat lebih lama, so lebih bagus jadinya.
~ Soal-soal agak di permudah, atau diperbanyak, jadi salah satu tdk terlalu berpengaruh.
~ Dengan setulus hati, saya berharap agar Bapak membantu nilai polugri & pempolis agar kami dapat nilai minimal ‘B’.”

“Kritik : cara ngajar bapak udah oke kok🙂 dari presentasi sampai diskusi, apalagi coret-coret muka tu pak, wah keren banget… tapi pak kalau ngasih tugas jangan suka deadline dong pak … dikasih hari ini dan dikumpul besok. Sebenernya sih gak masalah pak, tapi terkadang kami juga punya banyak tugas yang lainnya yang harus buru-buru kami kerjakan.”

“Saran : kalo memberi tugas beri kami tenggang waktu, biar kami bisa mengerjakannya dengan baik dan sebenar-benarnya, bukan yang asal-asalan karena keburu waktu dan harus dikumpul.”

“Kepada Yth. Bpk Hijrah Saputra, bapak sebenarnya udah bagus ngajarnya, nah yang bikin bete itu bapak selalu ngasi tugas yang bikin pusing karna harus dikumpul besoknya. Kalo banyak ngasi tugas menjamin nilai kita bagus gak masalah aja pak, hehe .. tapi kalau ntar niai pas-pasan juga itu yang bikin kita ngedumel ! Bapak juga suka gak jelas, bukan matkul yang Bapak kasih yang gak jelas, tapi kadang Bapak ngomong saya gak ngerti,hehe … tp most of all, udah bagus kok. Sekian dan terima kasih. Salam Olahraga ! :)”

“Kritik & Saran : menurut saya, cara mengajar bapak bagus. Saran saya agar lebih bagus lagi adalah mungkin setiap bapak ngajar harus pake mikrofon karena juga bapak agak kecil sehingga tidak terlalu terdengar di belakang. Tetep mempertahankan cara mengajar yang santai tetapi menyenangkan.”

“Terima kasih karena Bapak telah memberikan ilmu kepada saya dan teman-teman, harapannya semoga dapat diterapkan atau diimplementasikan antara teori-teori HI (polugri) dengan kejadian / fenomena yang terjadi belakangan ini di Indonesia maupun dunia Internasional.”

7 Comments

    • aku penstudi hubungan internasional
    • Posted June 1, 2010 at 5:14 am
    • Permalink
    • Reply

    wow, coment’y lbh byk ke deadline tugas, its no matter for me gitu kan, hny aj knpa hrus dprmslhkan soal kdkatan dgn bbrp mahasiswa? Terlihat’y itu trkesan didramatisir gitu.. Apa Salah seorang dosen pny hub lbh dr skdar dosen-mhs? Toh itu juga diluar, dkmpuspun sy rasa bpk sudah PROFESIONAL & soal guyonan dgn mahasiswa itukan supaya KAMU gak bosan dikelas!
    kmbali ke yang didramatisir tadi, sprtinya nilai yg kalian anggap PELIT itukan juga harus dilihat dari pemahaman & kemampuan kita juga, dengan nilai saya yg juga pas2an juga mnurut saya itulah kmampuan saya, yakin dan prcaya dong dgn kmmpuan sendiri! Usaha kita sendiri yang penting. juga jngan berfikiran bahwa dengan diajar dosen trtentu nilai sudah pasti jelek, yah realistis juga kali mestinya.. Sdikit dewasa lah, udah gede kan???

  1. macem macem keinginan temen dikelas ini, saya setuju aja dah pokoknya. Mantab HI Reg A 08

  2. wow, coment’y lbh byk ke deadline tugas, its no matter for me gitu kan, hny aj knpa hrus dprmslhkan soal kdkatan dgn bbrp mahasiswa? Terlihat’y itu trkesan didramatisir gitu.. Apa Salah seorang dosen pny hub lbh dr skdar dosen-mhs? Toh itu juga diluar, dkmpuspun sy rasa bpk sudah PROFESIONAL

  3. soal guyonan dgn mahasiswa itukan supaya KAMU gak bosan dikelas!
    kmbali ke yang didramatisir tadi, sprtinya nilai yg kalian anggap PELIT itukan juga harus dilihat dari pemahaman & kemampuan kita juga, dengan nilai saya yg juga pas2an juga mnurut saya itulah kmampuan saya, yakin dan prcaya dong dgn kmmpuan sendiri! Usaha kita sendiri yang penting.

  4. juga jngan berfikiran bahwa dengan diajar dosen trtentu nilai sudah pasti jelek, yah realistis juga kali mestinya.. Sdikit dewasa lah, udah gede kan???

  5. mantabh, terima kasih masukkannya, kalau ada yang kurang berkenan saya mohon maaf, kalau kelebihan mudahan jadi sandaran untuk kegiatan belajar mengajar di hari kemudian, terima kasih

  6. Untuk semua kritik dan saran, SETUJUUUU!!!


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: